
Parigi Moutong.Nycnews.id – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional tak sekadar slogan bagi Polres Parigi Moutong. Rabu (25/2/2026) pukul 10.00 WITA, di lahan perkebunan belakang Mako Polres, jajaran kepolisian bersama Bhayangkari menggelar Seremonial Panen Raya Jagung Kuartal IV Tahun 2025 dengan penuh semangat kebersamaan dan produktivitas.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan A.N.,S.I.K, M.H. didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Parigi Moutong Ny Bibit Hendrawan bersama pengurus. Turut hadir Kabag SDM I Gusti Nyoman Suarta, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polres Parigi Moutong.
Panen raya ini menjadi simbol konkret peran aktif Polri dalam mendukung program ketahanan pangan, sekaligus mendorong kemandirian dan produktivitas internal institusi.
Kapolres Parigi Moutong dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari gerakan nyata Polri dalam menjawab tantangan ekonomi dan ketahanan pangan.
“Panen raya jagung ini adalah bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif mendukung ketahanan pangan. Kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberi manfaat nyata,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi sarana mempererat soliditas internal, membangun budaya kerja produktif, serta menanamkan nilai kemandirian di lingkungan Polres Parigi Moutong.
“Kami berharap kegiatan ini menginspirasi masyarakat untuk terus mengelola potensi pertanian secara maksimal. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Polri siap menjadi bagian dari solusi,” tambahnya.
Sementara itu, kehadiran Bhayangkari Cabang Parigi Moutong menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program produktif yang digagas institusi kepolisian. Sinergi antara personel Polri dan Bhayangkari menjadi energi positif dalam mendorong keberhasilan program ini.
Dengan hasil panen yang memuaskan pada Kuartal IV 2025, Polres Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pertanian berkelanjutan.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi contoh nyata kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun daerah yang mandiri dan sejahtera.





