
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Makassar – Malam Pesta Rakyat Kecamatan Makassar yang digelar pada Senin (25/8/2025) berlangsung semarak. Warga tumpah ruah memenuhi area perayaan yang menjadi puncak rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Selain dihibur dengan beragam pertunjukan, masyarakat juga mendapat pesan penting dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pesta rakyat bukan hanya wadah hiburan, melainkan juga ruang silaturahmi sekaligus pengingat akan pentingnya peran warga dalam pembangunan.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa partisipasi masyarakat. Pesta rakyat ini momentum untuk menguatkan kebersamaan,” ujar Munafri.
Salah satu program yang disorotnya adalah urban farming yang digagas Kapolsek Makassar. Menurutnya, inisiatif tersebut bisa menjadi model pemberdayaan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan sampah di tingkat kelurahan hingga RT/RW.
“Urban farming bukan sekadar menanam di lahan sempit, tetapi juga bagian dari sistem pengelolaan sampah. Dari sampah bisa lahir kompos yang mendukung pertanian keluarga. Memang butuh kesabaran dan perubahan kebiasaan, tapi hasilnya bisa menambah penghasilan rumah tangga,” jelasnya.
Munafri menambahkan, Pemkot Makassar berkomitmen memperluas dukungan terhadap bank sampah, biogas, hingga program pertanian keluarga. Ia juga mengajak seluruh perangkat kecamatan hingga RT/RW untuk terlibat aktif dalam menyukseskan gerakan tersebut.
“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat akan melahirkan sesuatu yang bermanfaat. Saya berharap semua pihak bisa memberi dukungan penuh,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Makassar Husni Mubarak menuturkan bahwa pesta rakyat ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di wilayahnya. Sejak awal Agustus, berbagai lomba, penilaian kebersihan, hingga program pemberdayaan masyarakat telah digelar.
“Dua tahun terakhir kami konsisten mendorong kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Program urban farming, bank sampah, hingga biogas di Baraya sudah mulai berjalan. Semua ini bisa terlaksana berkat partisipasi warga,” ungkap Husni.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang berkontribusi dalam suksesnya acara.
“Terima kasih kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, UMKM, hingga RT/RW. Pesta rakyat ini bukti bahwa kebersamaan mampu menghadirkan perubahan,” tutupnya.







