
PALU .Nycnews.id– Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja maksimal meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Walau sulit, kita tidak boleh berhenti berkreasi, karena pelayanan kepada rakyat tidak mengenal efisiensi,” tegas Gubernur Anwar Hafid usai melantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 30 Pejabat Fungsional di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, di Aula Rumah Jabatan Siranindi, Senin (11/5/2026).
Dalam arahannya, Gubernur Anwar menekankan dua karakter utama yang wajib dimiliki setiap pejabat birokrasi. Pertama, mampu menghasilkan karya luar biasa meskipun berasal dari orang biasa. Kedua, selalu menghadirkan manfaat dalam setiap kebijakan dan tindakan yang diambil.
“Saya berharap dua ciri ini tertanam dalam diri seluruh ASN,” ujarnya.
Kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik, Gubernur meminta agar segera mempercepat tiga agenda prioritas, yakni penyusunan data sektoral, digitalisasi layanan, dan inovasi di masing-masing perangkat daerah.
“Saya beri waktu enam bulan untuk menyiapkan tiga hal ini,” katanya, seraya menegaskan bahwa kinerja kepala OPD akan dievaluasi berdasarkan tiga indikator tersebut.
Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan internal di lingkungan kerja. Ia menegaskan agar tidak ada perlakuan istimewa terhadap pegawai tertentu yang dapat merusak suasana kerja dan menurunkan semangat kolektif.
Gubernur juga meminta kepala OPD melakukan evaluasi berkala terhadap tingkat disiplin pegawai. Menurutnya, pegawai yang tidak disiplin tidak seharusnya menerima tunjangan kinerja dengan besaran yang sama seperti pegawai yang bekerja dengan baik.
“Tolong tertibkan pegawai di setiap OPD,” tegasnya.
Anwar Hafid turut mengakui bahwa proses menentukan pejabat terbaik untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama melalui mekanisme seleksi terbuka bukan perkara mudah.
Karena itu, ia meminta ASN yang belum terpilih untuk tetap mempersiapkan diri dan tidak patah semangat. Menurutnya, peluang untuk mengisi jabatan yang kosong maupun menggantikan pejabat dengan kinerja kurang optimal selalu terbuka.
“Pantang mundur dan jangan surut, karena roda pemerintahan terus berjalan dan akan terus dievaluasi,” tandasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Sulawesi Tengah Ir. Elisa Bunga Allo, M.M., Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Novalina, M.M., serta unsur Forkopimda terkait.
(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)





