
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Makassar – Suasana Kecamatan Mariso berubah menjadi lautan manusia, Selasa malam (19/8/2025). Ribuan warga tumpah ruah merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI lewat pesta rakyat yang penuh warna. Panggung seni budaya, parade pemuda, hingga pembagian hadiah lomba membuat suasana semakin semarak.
Hadir dalam perayaan ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Hj. Aliyah Mustika Ilham, serta Ketua TP PKK Kota Makassar Ny. Melinda Aksa. Sejumlah anggota DPRD, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan juga ikut meramaikan acara.
Camat Mariso, Aswin Kartapati Harun,S.STP, M.Si memanfaatkan momentum ini untuk mengenalkan gagasan besar: “Satu RT, Satu Urban Farming”. Program ini terintegrasi dengan pengelolaan sampah terpadu—mulai dari budidaya maggot, botol pemilah, hingga lubang biopori.
“Di Mariso, setiap RT didorong memiliki urban farming. Program ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bisa menambah kesejahteraan warga,” kata Aswin.
Ia mencontohkan revitalisasi Taman Gajah, yang dulu terbengkalai, kini kembali hidup berkat gerakan Jumat Bersih bersama PKK. Taman tersebut kini menjadi ruang olahraga sekaligus tempat rekreasi warga.
Selain penuh hiburan, pesta rakyat juga menghadirkan puluhan tenant UMKM lokal. Mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga fesyen, semua tersaji meriah.
“Pesta rakyat ini bukan hanya perayaan kemerdekaan, tapi juga ruang kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi. Kehadiran UMKM adalah bukti warga Mariso ikut membangun ekonomi kreatif,” ujar Aswin.
Camat Aswin menegaskan, seluruh warga siap menjadi garda terdepan mendukung tujuh program unggulan Pemkot Makassar, terutama dalam pengelolaan sampah terpadu.
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri Arifuddin mengingatkan warga untuk peduli lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke kanal dan laut.
“Kanal sudah kita bersihkan. Tapi kalau masih ada yang buang sampah sembarangan, hasilnya tidak akan bertahan lama. Karena itu, saya minta kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,” tegasnya.
Munafri juga mengumumkan bahwa mulai tahun depan, Pemkot Makassar akan memberikan penghargaan khusus bagi RT/RW dan rumah tangga yang berhasil mengelola sampah secara mandiri.
“Tidak ada lingkungan sehat tanpa kebersihan. Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai semangat bersama menjaga kota tetap bersih,” pungkasnya.







