
Kota Bima, NYCNews.id – Kamis pagi di Kecamatan Mpunda mendadak jadi lebih meriah dari biasanya. Pasalnya, program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi digeber perdana di Kelurahan Sadia, dan langsung bikin heboh siswa-siswi sekolah penerima manfaat. Anak-anak teriak kegirangan, guru tersenyum lega, dan orang tua pun ikut bahagia karena beban dapur berkurang.
Program ini bukan sembarang program. Inilah gebrakan besar Presiden Prabowo Subianto lewat Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan setiap anak Indonesia, khususnya di sekolah, bisa makan sehat dan bergizi tanpa harus mikir dompet orang tua tipis.
Dan yang bikin makin mantap, penyalurannya dilakukan oleh SPPG Mitra Bina Masyarakat Mandiri Sejahtera (YBMMS-Sadia Mpunda 02). Dari dapur bergizi inilah, ratusan porsi makanan sehat diproduksi dan langsung mendarat di sekolah-sekolah sekitar Kecamatan Mpunda.

Sejak pagi, suasana di beberapa sekolah penerima manfaat udah kayak pesta rakyat. Anak-anak SD sampai TK berjejer rapi, wajahnya sumringah nunggu giliran dapat jatah makan bergizi. Ada yang sambil tepuk tangan, ada yang loncat-loncat, bahkan ada yang teriak, “Horeee, makan gratis!”
Daftar sekolah penerima manfaat program MBG di Mpunda juga nggak main-main. Antara lain:
Pondok Pesantren Al Husaini
SD Negeri 11 Kota Bima
SD Negeri 60 Sambinae
SD Negeri 32 Panggi
Madrasah Ibtidaiyah Sambinae
PAUD Al Muhtadin
PAUD Ratib Al Athos
KB Dorro Parongge
KB Tolo Mango
TK PGRI Babul Jihad
dan beberapa sekolah lain di sekitar Mpunda.
Kebayang kan, berapa banyak anak yang hari itu merasakan langsung nikmatnya makan gratis yang sehat dan enak?
Perwakilan sekaligus pemilik Mitra SPPG Sadia Mpunda 02, Drs. H. Azhari, M.Si, dengan penuh rasa haru mengatakan, program ini bener-bener jadi angin segar buat anak-anak sekolah di Kota Bima.
“Alhamdulillah, ini program nyata yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Anak-anak senang, orang tua lega, dan guru pun ikut terbantu. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah menggagas program MBG. Semoga terus berlanjut dan makin meluas,” ujarnya dengan penuh syukur.
Banyak guru mengaku, sebelum ada program ini, nggak sedikit murid yang masuk sekolah dengan perut kosong alias tanpa sarapan. Akibatnya, mereka gampang lemas, ngantuk di kelas, bahkan sulit fokus belajar.
Dengan hadirnya makanan bergizi gratis, situasi itu langsung berubah drastis. Anak-anak sekarang lebih semangat belajar, lebih aktif, dan pastinya lebih sehat.
Salah satu guru di SDN 11 Kota Bima bilang, “Sekarang anak-anak nggak cuma datang ke sekolah dengan senyum, tapi juga dengan tenaga penuh. Mereka jadi lebih konsentrasi belajar karena sudah ada asupan gizi yang cukup.”
Orang tua pun nggak kalah senangnya. Beban dapur mereka otomatis berkurang, tapi yang paling penting adalah keyakinan bahwa anak-anak mereka mendapat gizi yang layak untuk tumbuh kembang.
Program makan bergizi gratis ini diharapkan bukan cuma sekadar proyek sementara, tapi bisa jadi program jangka panjang yang bener-bener mengubah kualitas hidup masyarakat. Dengan gizi yang cukup, anak-anak di Kota Bima punya modal besar untuk tumbuh sehat, cerdas, dan jadi generasi emas masa depan.
“Semoga program ini tidak berhenti di sini. Anak-anak kita harus terus mendapatkan haknya, yaitu makanan bergizi. Karena dari gizi yang cukup, lahir generasi yang pintar dan kuat,” tambah Azhari menutup sambutannya.
Hari pertama pelaksanaan program MBG di Mpunda bisa dibilang sukses total dan spektakuler. Anak-anak senang, guru bahagia, orang tua lega, dan pemerintah daerah pun tersenyum. Kota Bima kini jadi saksi bahwa program nasional ini bukan cuma wacana, tapi nyata-nyata bikin perut kenyang dan pikiran cerdas.
Kalau begini terus, bukan nggak mungkin dari Kecamatan Mpunda akan lahir anak-anak hebat, calon pemimpin masa depan yang sehat jasmani dan rohani. Dan semua itu berawal dari sebuah piring makan bergizi gratis.(red/rd)




