
PARIGI – Nycnews.id. Suasana penuh khidmat menyelimuti Masjid At Tijara, Kompleks Pasar Sentral Parigi, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, pada Minggu (14/9/2025). Ratusan jamaah memadati masjid dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H yang digelar oleh pengurus Masjid At Tijara.
Peringatan Maulid kali ini mengusung tema sarat makna “Rasulullah sebagai Mata Air Peradaban dan Rahmatan Lil Alamin”, sebuah pesan mendalam yang mengajak umat Islam untuk terus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW sebagai fondasi membangun kebersamaan, menjaga ukhuwah, dan memperkuat persatuan.
Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kapolres AKBP Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., yang diwakili Kasat Binmas AKP Zulkufran, S.H., hadir bersama jajaran, sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Hj. Suardi, SE., Lurah Kampal Jamia, SE., Kepala KUA Parigi Utat Marjan, Kepala Dinas Perhubungan Drs. Najamuddin, Imam Masjid At Tijara H. Muhammad Idris, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan jamaah.
Dalam kesempatan itu, Kasat Binmas menyampaikan pesan kamtibmas dari Kapolres Parigi Moutong. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.
“Polri akan terus mendukung seluruh kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi ini. Semoga momentum ini menjadi perekat silaturahmi, memperkokoh persatuan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Parigi Moutong,” tegas Kasat Binmas dalam arahannya.
Rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga selesai. Kehadiran Polres Parigi Moutong dalam peringatan Maulid Nabi ini kian mempererat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Parigi Moutong yang aman, damai, dan religius.




