
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Suasana meriah menyelimuti halaman Indoor Tennis Court Kompleks Telkom, Rabu malam (20/8/2025). Ribuan warga Kecamatan Rappocini dari 11 kelurahan berkumpul dalam Pesta Rakyat untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara ini tidak hanya menampilkan seni dan budaya, tetapi juga menghadirkan pelaku UMKM, tokoh masyarakat, agama, pemuda, perempuan, hingga ratusan pengurus RT dan RW. Kehangatan dan kebersamaan pun begitu terasa.
Turut hadir Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Kota Makassar Ny. Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Sekda Kota Makassar Dr. Andi Zulkifli Yunanda, jajaran kepala SKPD, unsur Tripika Kecamatan Rappocini, para lurah, serta pengurus PKK se-Kecamatan Rappocini.
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Rappocini yang dikenal berprestasi di berbagai bidang. Ia menekankan pentingnya peran aparat wilayah dalam memberi contoh dan pelayanan terbaik.
“Saya tahu Rappocini adalah salah satu kecamatan yang sarat prestasi. Tapi saya berharap lurah, camat, dan aparat wilayah bisa menjadi panutan, bukan justru menimbulkan preseden buruk di tengah masyarakat,” tegas Munafri.
Munafri juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Menurutnya, normalisasi saluran sudah rutin dilakukan pemerintah kota, namun hasilnya baru terasa bila ada kolaborasi warga.
“Kami rutin membersihkan saluran, tapi keberhasilan hanya bisa dicapai bila seluruh warga ikut terlibat. Mari jaga kebersihan, kelola sampah, dan cegah banjir bersama-sama,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan perlunya komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat agar pelayanan publik berjalan maksimal.
“Tidak ada warga yang istimewa. Semua punya hak sama, dan semua harus berperan dalam pembangunan. Pesta rakyat ini harus jadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ungkap Munafri.
Sementara itu, Camat Rappocini M. Aminuddin, S.Sos, M.AP, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan pemerintah kota. Baginya, pesta rakyat bukan sekadar hiburan, melainkan simbol persatuan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.
“Kehadiran Bapak Wali Kota bersama jajaran adalah kehormatan besar. Ini bukti dukungan kuat pemerintah kota, sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menyukseskan program pembangunan,” ujarnya.
Aminuddin menambahkan, pesta rakyat kali ini juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi warga dengan menghadirkan 13 pelaku UMKM. Tidak hanya itu, 683 RT/RW, tokoh masyarakat, agama, hingga tokoh perempuan turut meramaikan acara.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintah di lapangan.
“RT dan RW adalah penyambung lidah pemerintah. Mereka yang paling dekat dengan warga, sehingga efektif menyampaikan program dan ajakan menjaga lingkungan. Kalau setiap warga rutin membersihkan saluran di depan rumahnya, insyaallah banjir bisa kita minimalisir bersama,” terang Aminuddin.
Menutup sambutannya, Camat Rappocini menegaskan pentingnya sinergi dengan tripika untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
“Kami di kecamatan tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan Polsek, Koramil, dan unsur tripika lainnya sangat penting agar pembangunan berjalan lancar,” pungkasnya.







