
PALU.Nycnews.id — Suasana penuh kekhidmatan dan kearifan lokal mewarnai pembukaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VI PDI Perjuangan Sulawesi Tengah yang digelar di Wisma Haji, Jalan WR. Supratman, Palu Barat, Rabu (13/11/2025).
Tamu kehormatan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, termasuk Bendahara Umum DPP Olly Dondokambey, disambut dengan prosesi adat Kaili “Penyambutan Ngata”, sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu agung yang datang membawa amanah partai.
Rombongan DPP dan pengurus DPD PDIP Sulteng disambut oleh penari adat dengan busana khas berwarna merah dan emas, diiringi tabuhan gendang dan lantunan syair adat yang bermakna doa keselamatan dan kebersamaan.
Ketua Panitia Konferda, Samuel Yansen Pongi, mengatakan prosesi adat Kaili ini merupakan simbol penerimaan dan penghargaan tertinggi dari masyarakat lokal kepada para pemimpin partai.
“Ini bentuk penghormatan budaya Sulawesi Tengah kepada tamu yang datang dengan niat baik, memperkuat kebersamaan dan persaudaraan dalam bingkai PDI Perjuangan,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara Umum DPP PDIP Olly Dondokambey menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan penuh makna tersebut.
“Penyambutan adat ini sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan benar-benar hadir di tengah budaya bangsa dan menghormati nilai-nilai lokal,” katanya.
Suasana di lokasi acara tampak semarak dengan dominasi warna merah, lambang semangat perjuangan partai. Ratusan kader dari 13 kabupaten dan 1 kota se-Sulawesi Tengah turut hadir dengan semangat gotong royong dan persaudaraan yang kuat.
Prosesi adat penyambutan menjadi pembuka yang mengesankan sebelum rangkaian utama Konferda dimulai. Momen ini sekaligus menegaskan bahwa PDI Perjuangan Sulteng tidak hanya mengakar dalam politik, tetapi juga berakar kuat pada budaya dan kearifan lokal.




