
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Makassar – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 sekaligus Hari Keselamatan Lalu Lintas Nasional, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan menggelar upacara istimewa di halaman SMAN 1 Makassar, Senin pagi (8/9/2025).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Karsiman menekankan pentingnya menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini, terutama di kalangan pelajar.
“Kehadiran kami di sekolah ini bukan sekadar seremoni. Kami ingin lebih dekat dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi bahwa keselamatan di jalan raya adalah prioritas,” tegasnya.
Ia menambahkan, ketertiban berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi rambu atau aturan, melainkan menyangkut keselamatan jiwa.
“Banyak yang mengira lalu lintas hanya urusan aturan. Padahal, ini soal nyawa. Sekali lengah, taruhannya keselamatan kita sendiri,” ujarnya.
Karsiman juga mengutip data Korlantas Polri yang menunjukkan bahwa kelompok usia 15–24 tahun merupakan yang paling rentan menjadi korban kecelakaan.
“Sebanyak 44 persen korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kelompok usia produktif ini. Itu artinya, generasi muda seperti kalianlah yang paling rentan. Karena itu, edukasi sejak sekolah sangatlah penting,” jelasnya.
Sebagai bentuk nyata kepedulian, Ditlantas Polda Sulsel membagikan helm dan rompi keselamatan kepada pelajar terpilih. Aksi ini menjadi simbol pentingnya perlengkapan keselamatan dalam berkendara.
“Kami tidak ingin pelajar hanya mendapat teori, tapi juga punya perlengkapan yang bisa langsung digunakan,” tambah Karsiman.
Lebih jauh, ia berharap para pelajar bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Harapan kami sederhana: jadilah generasi yang cerdas dan peduli. Tertib di jalan bukan hanya melindungi diri sendiri, tapi juga menyelamatkan orang lain,” pungkasnya.
Sementara itu, pihak sekolah menyambut positif langkah kepolisian yang hadir langsung di tengah pelajar.
“Ini pengalaman berharga bagi siswa kami. Mendapatkan edukasi langsung dari polisi tentu lebih mengena, apalagi dengan data dan contoh nyata yang disampaikan,” ungkap salah seorang guru SMAN 1 Makassar.
Dengan kegiatan ini, Polda Sulsel berharap kesadaran berlalu lintas bisa tumbuh di kalangan pelajar sejak usia sekolah, sehingga tercipta generasi yang lebih disiplin dan peduli keselamatan di jalan raya.







