
Palu, NYCnews.id – Suasana halaman Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KKB) Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Kartini No. 100, pada Rabu (13/8/2025) terasa berbeda. Tenda-tenda berjejer rapi, aroma sayur segar, buah-buahan, dan rempah tradisional menyambut setiap langkah warga yang datang. Semua datang dengan tujuan sama: mencari kebutuhan pokok dengan harga bersahabat, sekaligus merasakan kemeriahan perayaan HUT RI ke-80 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2025.
Kegiatan Gebyar Pasar Pangan Murah & Pasar Tani ini bukan sekadar ajang belanja. Di balik senyum para pedagang, ada kisah petani yang dengan bangga memperlihatkan hasil bumi mereka. Di balik langkah ringan ibu-ibu yang membawa kantong belanja penuh, ada rasa syukur bahwa kebutuhan dapur bisa terpenuhi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Plt. Kepala Dinas P2KKB Provinsi Sulteng, Rina Zuriati, SE., MM, yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan bahwa acara ini dirancang sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Momentum ini adalah cara kita merayakan kemerdekaan dan kebersamaan. Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tapi juga soal keterjangkauan dan keberpihakan kepada rakyat,” ujarnya sambil berinteraksi dengan warga.
Suasana hangat semakin terasa ketika pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga saling bercengkerama, bertukar cerita, dan menikmati hiburan yang disiapkan panitia. Anak-anak berlari kecil di antara keramaian, tertawa lepas, sementara orang tua mereka tersenyum puas.
Dengan mengusung semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Gebyar Pasar Pangan Murah & Pasar Tani 2025 menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan tak hanya soal bendera dan upacara, tetapi juga tentang menghadirkan kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat.




