
Palu,Nycnews.id – Indonesia menandai langkah strategis dalam penguatan komoditas unggulan nasional dengan meluncurkan branding durian bertajuk Volcano Durian Indonesia (火山榴莲). Peluncuran ini berlangsung dalam momentum kegiatan “Berani Ekspor Raya Durian Sulteng Nambaso” di Kota Palu, sebagai tonggak baru dalam upaya menembus pasar global.
Inisiatif tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia dalam mendorong transformasi sektor durian menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi dan berdaya saing internasional.
Sekretaris Jenderal APDURIN, Aditya Pradewo, menegaskan bahwa Sulawesi Tengah memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang ekspor durian Indonesia. Selain kekayaan sumber daya alam, kawasan ini dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan industri durian nasional.
“Hari ini kita tidak sekadar menjual durian, tetapi membangun identitas nasional. Indonesia memiliki ratusan varietas durian yang menjadi kekuatan utama. Namun di pasar global, diperlukan satu identitas yang kuat agar mampu bersaing,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa konsep Volcano Durian Indonesia berangkat dari karakter geografis Indonesia yang berada di kawasan cincin api dunia. Tanah vulkanik yang kaya mineral menghasilkan durian dengan cita rasa yang lebih kuat, kompleks, dan alami.
“Ini adalah durian yang lahir dari tanah vulkanik Indonesia, mencerminkan kekayaan alam dan identitas bangsa,” tambahnya.
Brand Volcano Durian Indonesia (火山榴莲) diharapkan menjadi wajah baru durian Indonesia di pasar global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen durian premium berbasis keunggulan alam nusantara.
Ketua Kadin Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, turut mengajak seluruh pelaku usaha, khususnya pengelola packing house, untuk menggunakan branding tersebut secara bersama.
“Ini bukan sekadar branding, tetapi gerakan kolektif untuk memperkuat daya saing durian Indonesia. Dengan identitas yang sama, kita akan lebih dipercaya dan mampu bersaing di pasar internasional,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi peran pemerintah bersama APDURIN yang dinilai konsisten dalam mendorong pertumbuhan sektor durian di daerah maupun nasional.
Peluncuran ini menjadi langkah awal gerakan nasional dalam menyatukan identitas durian Indonesia, meningkatkan nilai tambah ekspor, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri durian dunia.
Dari Palu, Sulawesi Tengah, langkah menuju pasar global resmi dimulai.





