
PARIGI MOUTONG.Nycnews.id — Keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan. Komitmen tersebut diwujudkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Parigi Moutong melalui program Police Goes to School di SMP Negeri 1 Balinggi, Senin (24/8/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WITA tersebut dipimpin personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Parigi Moutong, yakni Kanit Kamsel AIPTU Riswan, S.I.P., bersama BRIGPOL I Nyoman Andrias dan BRIGPOL Made Swisna.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas bertindak sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya tertib, disiplin, dan saling menghormati sesama pengguna jalan.
Edukasi juga menekankan pentingnya penggunaan helm standar keselamatan, termasuk bagi pelajar yang dibonceng sepeda motor. Para siswa diingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar kewajiban, melainkan harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kasat Lantas Polres Parigi Moutong IPTU Dwiwahyu Sagita Ramadhan, S.Trk., M.H., menegaskan bahwa edukasi lalu lintas kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk membangun budaya keselamatan sejak dini.
“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa keselamatan adalah yang utama. Tertib berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri, termasuk disiplin menggunakan helm dan menghormati sesama pengguna jalan,” tegas IPTU Dwiwahyu.
Menurutnya, program Police Goes to School tidak hanya sebatas memberikan imbauan, tetapi menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Parigi Moutong berharap para siswa semakin memahami pentingnya keamanan dan keselamatan di jalan serta mampu menerapkan perilaku tertib berlalu lintas secara konsisten, baik saat berangkat maupun pulang sekolah maupun dalam aktivitas sehari-hari.
Upaya edukasi sejak dini ini diharapkan turut menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sekaligus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar di Kabupaten Parigi Moutong.




