
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Makassar – Deru mesin puluhan motor Harley-Davidson mengawali langkah baru Makassar Harley Davidson Club (MHDC). Melalui kegiatan Rolling Thunder yang dipadukan dengan aksi bakti sosial, komunitas ini menandai rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) I dan Pelantikan Pengurus MHDC Periode 2026–2031, sekaligus menegaskan komitmennya untuk hadir bukan sekadar sebagai komunitas otomotif, tetapi juga bagian dari gerakan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat MHDC, Jalan Hertasning, Kompleks Ruko Blok B Nomor 19, Makassar, Jumat (17/7/2026), diawali dengan konvoi kebersamaan para anggota Harley-Davidson yang melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Makassar. Setelah itu, rombongan menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan para petugas kebersihan yang bertugas di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Presiden Harley Davidson Club, Titrian Pagu Ibrahim atau yang akrab disapa Pappi, turut hadir bersama Ketua Panitia Adnan Putra serta anggota MHDC yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Rangkaian kegiatan pelantikan juga akan semakin semarak dengan kehadiran artis nasional Denny Cagur dan Ferry Maryadi.

Ketua Panitia Adnan Putra mengatakan, penyelenggaraan Rolling Thunder menjadi catatan penting dalam perjalanan MHDC karena merupakan kegiatan perdana sejak komunitas tersebut resmi dibentuk. Momentum itu, kata dia, menjadi simbol lahirnya semangat baru yang dibangun di atas nilai persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.
“Alhamdulillah, pada kesempatan hari ini kami melaksanakan kegiatan yang merupakan sejarah bagi Makassar Harley Davidson Club. Kami mengawali dengan Rolling Thunder sebagai konvoi kebersamaan, kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu dan petugas kebersihan di kawasan CPI sebagai bentuk kepedulian sosial,” ujarnya.
Menurut Adnan, MHDC ingin menghadirkan wajah komunitas otomotif yang lebih inklusif dan bermanfaat. Kecintaan terhadap motor Harley-Davidson, kata dia, harus berjalan beriringan dengan kontribusi nyata bagi masyarakat serta upaya membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
“Selain memiliki hobi yang sama terhadap motor Harley Davidson, kami juga ingin berkontribusi kepada masyarakat melalui kegiatan sosial serta mengedukasi tentang pentingnya safety riding atau berkendara dengan baik dan benar,” katanya.

Saat ini, MHDC beranggotakan sekitar 120 orang yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, mulai dari Makassar, Parepare, Sidrap, Palopo hingga sejumlah kabupaten dan kota lainnya. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan bagi komunitas untuk membangun jejaring persaudaraan yang lebih luas.
“Keanggotaan kami bukan hanya dari Makassar, tetapi dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Kami berharap keberadaan MHDC dapat memberikan inspirasi, mempererat silaturahmi, menyatukan visi, serta menghadirkan pesan-pesan moral yang positif kepada masyarakat,” tambahnya.
Adnan menjelaskan, puncak rangkaian kegiatan akan berlangsung pada Sabtu (18/7/2026). Musyawarah Besar I dijadwalkan digelar di Hotel Grand Makassar mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WITA sebagai forum untuk menetapkan arah organisasi ke depan. Pada malam harinya, Pelantikan Pengurus MHDC Periode 2026–2031 akan dilaksanakan di Hotel Claro Makassar mulai pukul 19.00 WITA.
Pelantikan tersebut dijadwalkan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, komunitas otomotif, influencer, serta tamu undangan dari berbagai daerah. Kehadiran mereka diharapkan menjadi bentuk dukungan terhadap tumbuhnya komunitas otomotif yang mengedepankan keselamatan berkendara, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan.
Melalui rangkaian Mubes dan pelantikan pengurus perdana ini, MHDC menegaskan tekadnya untuk membangun organisasi yang tidak hanya solid di internal, tetapi juga aktif menjalin sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen bangsa. Dengan semangat persaudaraan, komunitas ini berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang memberi dampak positif bagi Kota Makassar, Sulawesi Selatan, maupun Indonesia.




