
PARIGI MOUTONG.Nycnews.id – Komitmen Polri dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan bebas dari pengaruh narkoba terus diwujudkan melalui langkah preventif di lingkungan pendidikan. Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimanfaatkan Polsubsektor Parigi Utara untuk memberikan edukasi kepada peserta didik baru di SMA Negeri 1 Parigi Utara, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan penyuluhan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Parigi Utara, IPDA Andri J. Terok, yang menyampaikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan kekerasan, serta pentingnya membangun karakter disiplin dan bertanggung jawab sejak dini.
Dalam penyampaiannya, IPDA Andri J. Terok menegaskan bahwa narkoba dan segala bentuk kekerasan merupakan ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, para pelajar diharapkan memiliki keberanian untuk menolak narkoba, menjauhi pergaulan negatif, serta membangun budaya saling menghormati dan peduli terhadap sesama di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk membekali para siswa baru dengan pemahaman yang benar mengenai bahaya narkoba dan kekerasan. Kami ingin mereka memiliki karakter yang kuat, mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika maupun tindakan kekerasan. Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegas IPDA Andri J. Terok.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa diberikan kesempatan berdialog dan mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari dampak hukum penyalahgunaan narkoba, bentuk-bentuk kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika maupun tindakan perundungan (bullying).
Melalui kegiatan ini, Polsubsektor Parigi Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan edukatif sebagai strategi utama dalam mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk tindak kekerasan di kalangan pelajar.
Polsubsektor Parigi Utara juga menilai keberhasilan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman tidak dapat dilakukan secara sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara kepolisian, sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat agar para pelajar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlak, serta mampu menjadi penerus bangsa yang berkualitas.




