
Parigi.Nycnews.id – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Parigi. Kali ini, kobaran api melahap area perkebunan milik warga di Dusun III Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 13.40 WITA.
Peristiwa tersebut menimpa lahan milik Bapak Aminudin (60) dan Ibu Sinia (62), keduanya warga Desa Bambalemo Ranomais. Total luas lahan yang terdampak mencapai kurang lebih 80 are. Beruntung, kebun yang terbakar masih dalam kondisi kosong dan belum ditanami tanaman produktif, sehingga tidak menimbulkan kerugian material.
Berdasarkan keterangan di lokasi, api pertama kali diketahui oleh Arianto yang baru pulang dari salat Jumat sekitar pukul 13.30 WITA. Ia melihat kepulan asap tebal dari belakang rumah warga dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 14.00 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan upaya pemadaman. Personel Polsek Parigi yang dipimpin Ka SPK AIPTU I Nyoman Karyawan tiba di lokasi pada pukul 15.40 WITA dan turut membantu memadamkan titik-titik api yang masih menyala di area semak dan jerami kering.
Sekitar pukul 16.30 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya berkat kerja sama antara petugas damkar, personel kepolisian, dan masyarakat setempat.
Kapolsek Parigi, IPTU Noldy Williams Sualang, dalam keterangannya menegaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada faktor kelalaian manusia.
“Kami menduga kebakaran ini dipicu oleh aktivitas pembakaran jerami atau sisa tanaman di lahan yang dalam kondisi kering. Di musim kemarau seperti sekarang, api sangat mudah merambat dan sulit dikendalikan. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar harus terus ditingkatkan,” tegas IPTU Noldy.
Ia juga mengingatkan bahwa pembakaran lahan, meskipun dianggap sepele, dapat berdampak luas dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bahkan korban jiwa apabila tidak segera tertangani.
Koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait juga terus dilakukan guna meningkatkan pengawasan serta edukasi kepada masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh warga untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di musim kemarau. Jika menemukan tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar cepat ditangani dan tidak meluas,” pungkas Kapolsek.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bahwa kelalaian kecil dapat memicu ancaman besar. Upaya pencegahan dan kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama agar kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah Parigi Moutong.




