
POSO.Nycnews.id – Puluhan angler dari berbagai klub pecinta olahraga memancing di Negeri Seribu Megalit, Sulawesi Tengah, menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang DPD PSI Poso Fishing Tournament 2026 yang berlangsung di Kabupaten Poso, Sabtu (30/5/2026).
Dalam kompetisi yang berlangsung penuh sportivitas tersebut, Ketapang Fishing Club (KFC) berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mencatatkan total hasil tangkapan seberat 17,3 kilogram. Posisi kedua diraih Landangan Team dengan total tangkapan 11,3 kilogram, sementara Triple Strike Team menempati posisi ketiga dengan raihan 10,7 kilogram.
Untuk kategori Harapan I, penghargaan diberikan kepada Stupa Group yang berhasil mengumpulkan hasil tangkapan seberat 5,7 kilogram. Sementara itu, predikat Tim Favorit berhasil diraih oleh Landangan Team.
Turnamen yang dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Dr. Agus Lamakarate, tersebut diikuti oleh 228 angler dari berbagai komunitas dan klub memancing yang ada di Kabupaten Poso maupun daerah lainnya di Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para penghobi memancing, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan masyarakat, serta mendorong pengembangan sektor wisata dan olahraga rekreasi di Kabupaten Poso.
Bendahara DPW PSI Sulawesi Tengah, Farid Podungge, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat karena mampu menyalurkan hobi sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan antarpeserta.
“Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya menyalurkan hobi memancing, tetapi juga membangun kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Farid juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana, peserta, sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan DPD PSI Poso Fishing Tournament 2026.
Menurutnya, antusiasme peserta yang tinggi menjadi bukti bahwa olahraga memancing memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai agenda wisata olahraga yang mampu menarik minat masyarakat sekaligus mendukung promosi daerah.
