
Jurnal NYCNews |Renny Van Gobel
MAKASSAR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan terus berinovasi dalam meningkatkan layanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident) melalui program Polantas Menyapa di Samsat Makassar I, Jalan Andi Mappanyukki, Makassar.
Program yang mengusung konsep Polantas Mappatabe ini menghadirkan pelayanan yang lebih humanis kepada masyarakat, khususnya para wajib pajak kendaraan bermotor. Fokus utama layanan ini adalah mempercepat proses administrasi, seperti pembayaran pajak kendaraan hingga perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Dalam pelaksanaannya, petugas kepolisian lalu lintas turun langsung menyapa masyarakat dan memberikan pelayanan secara ramah serta responsif.
Kasi STNK Ditlantas Polda Sulsel, Kompol Abdul Azis, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepuasan masyarakat sekaligus mendukung reformasi birokrasi Polri yang berorientasi pada pelayanan prima.
“Layanan ini bertujuan meningkatkan kepuasan publik, sejalan dengan program Polri untuk reformasi birokrasi berbasis pelayanan prima,” ujar Abdul Azis, Rabu (29/4).
Program ini pun mendapat respons positif dari masyarakat yang merasakan langsung pelayanan cepat dan pendekatan humanis dari petugas di lapangan.
Andi Rahman, pemilik sepeda motor asal Tamalanrea, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya saat mengurus pembayaran pajak STNK.
“Saya datang pagi ini untuk bayar pajak STNK, petugas kepolisian yang bertugas dinkantor ini langsung bantu urus dokumen sambil jelasin prosedur dengan sabar. Tak sampai 15 menit selesai, rasanya seperti dilayani keluarga sendiri,” ucap Andi Rahman.
Hal serupa disampaikan Sariani, warga Panakkukang, yang datang untuk membayar pajak mobilnya. Ia menilai layanan Polantas Menyapa dengan konsep Polantas Mappatabe menghadirkan suasana pelayanan yang jauh lebih nyaman.
“Petugasnya ramah, senyum-senyum, bahkan ingatkan saya cek kondisi kendaraan. Ini beda banget dari pengalaman dulu yang kaku dan lambat,” ucapnya.
Penerapan layanan Polantas Mappatabe dinilai efektif memangkas waktu tunggu hingga 50 persen dibandingkan layanan Samsat konvensional. Efisiensi tersebut didukung integrasi teknologi digital melalui aplikasi Samsat online dan booth layanan mobile.
Pendekatan humanis yang diterapkan tidak hanya mempercepat proses pelayanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, di tengah stigma birokrasi lambat yang selama ini kerap dikeluhkan.





