Kemensos Siapkan Logistik dan Dirikan Tenda di Pandeglang

Jurnal NYCNews | Editor : Ibnu Sayyid
Pandeglang, NYCNews.id – Menindaklanjuti arahan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian SosiaI, Pepen Nazaruddin meninjau lokasi terdampak gempa di Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (15/1).
“Kita di sini, dari Kementerian Sosial, atas arahan Ibu Menteri Sosial, meninjau lokasi yang terdampak gempa bumi di Kecamatan Munjul. Ada Pak Camat, Danramil dan semua pihak terkait,” kata Pepen di Pandeglang, Sabtu (15/1). 
Untuk memenuhi kebutuhan dasar korban dan sebagai antisipasi terjadinya gempa susulan, Kemensos mendistribusikan berbagai bantuan.
“Kita sudah melihat kondisinya ada beberapa rumah yang memang dalam kondisi rusak berat yang tidak dapat lagi ditinggali. Sementara, yang lain juga ada yang rusak ringan. Tadi, kami sudah serahkan beberapa bantuan, ada tenda, selimut, kasur, makanan cepat saji dan beberapa bantuan lainnya,” lanjutnya. 
Pepen yang hadir bersama Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Iyan Kusmadiyana mengatakan akan mendata korban gempa untuk bisa dimasukkan dalam data penerima bantuan sosial.
“Kedepan, kami akan bekerja sama dengan unsur terkait, terutama pembangunan rumah ini. Nanti, Kemensos akan mendata untuk kita masukkan juga dalam penerima bantuan sosial,” tegas Pepen.
Sebagai antisipasi terjadinya gempa susulan, Kemensos juga mendirikan tenda-tenda keluarga agar ketika terjadi gempa susulan, lokasi yang akan menjadi tempat-tempat mengungsi warga sudah siap untuk ditempati.
Berdasarkan data dari Direktorat PSKBA, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji 1.200 paket, air minum kemasan 100 dus, selimut 200 paket, tenda keluarga 50 unit, tenda gulung 300 lembar, kasur 200 lembar, tenda serbaguna keluarga 2 unit, matras 200 lembar, popok bayi 200 paket, pembalut wanita 300  paket dan kids ware 60 paket.
Seperti diketahui, Kabupaten Pandeglang, Banten diguncang gempa dengan magnitudo 6.6 SR yang terjadi pada Jumat sore (14/1). Guncangan gempa bumi yang berpusat di 7.21 LS dan 105.05 BT pada kedalaman 40 kilometer itu dirasakan kuat selama 2-4 detik di 11 lokasi di wilayah barat Pulau Jawa dan Selatan Pulau Sumatera.

About Author

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *