
Parigi Moutong.NYCnews.id — Kelalaian dalam pengelolaan sampah kembali berujung petaka. Sebuah kebun buah mente milik warga di Dusun III Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, dilalap api pada Senin (19/1/2026) pagi. Puluhan pohon mente produktif hangus terbakar, menyebabkan kerugian material dan trauma bagi pemilik lahan.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WITA di kebun milik Jumadin Nur (50). Api diduga berasal dari tumpukan sampah limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan di pinggir sungai. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang membuat api dengan cepat menjalar ke area kebun yang dipenuhi semak dan rumput kering.
Saksi mata Dahlan menyebutkan, sejak pagi hari tumpukan sampah tersebut sudah mengeluarkan asap. Namun warga tidak menyangka api akan membesar dan merambat dengan cepat. Upaya pemadaman secara manual oleh warga tidak membuahkan hasil hingga akhirnya satu unit pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WITA dan berhasil melakukan pemadaman total.
Kapolsek Parigi, IPTU Noldy Williams Sualang, menegaskan bahwa peristiwa ini murni akibat kelalaian manusia dan harus menjadi perhatian serius seluruh masyarakat.
“Kebakaran ini menjadi peringatan keras bagi kita semua. Sampah yang dibuang sembarangan di area terbuka sangat berpotensi memicu kebakaran, terutama saat cuaca panas dan lingkungan dalam kondisi kering,” tegas IPTU Noldy.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 50 pohon mente dilaporkan rusak berat dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak ekonomi yang ditimbulkan cukup besar bagi pemilik kebun.
Lebih lanjut, IPTU Noldy menyampaikan bahwa Polsek Parigi akan melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan kebakaran.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat potensi kebakaran di lingkungan sekitar. Pencegahan hanya bisa dilakukan jika ada kepedulian bersama,” ujarnya.
Polsek Parigi akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna memperketat pengawasan pembuangan sampah serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran lahan dan konsekuensi hukumnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa satu kelalaian kecil dapat berdampak besar. Polri mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan demi keselamatan bersama.




