
Palu .Nycnews.id— Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPD GRaNAT) Sulawesi Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi bahaya narkotika melalui pendekatan moral, spiritual, dan edukatif. Hal tersebut diwujudkan lewat Kajian GRaNAT bertema “Narkoba: Fly Sementara, Down Selamanya” yang akan digelar pada Senin, 2 Februari 2026, di Rear Coffee, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 40, Kota Palu, mulai pukul 20.00 WITA.
Kajian ini menghadirkan Ustad Jojo Ali Yusuf, pendakwah yang dikenal dengan gaya dakwah lugas dan membumi, untuk mengupas bahaya narkoba tidak hanya dari sisi kesehatan dan sosial, tetapi juga dari perspektif spiritual dan masa depan generasi bangsa.
Ketua DPD GRaNAT Sulawesi Tengah, Mohammad Nurul Haq, menegaskan bahwa kajian ini merupakan bagian dari strategi besar GRaNAT dalam membangun kesadaran publik, khususnya generasi muda, terhadap dampak destruktif narkoba yang kerap menjebak dengan kenikmatan sesaat namun menghancurkan masa depan secara permanen.
“Narkoba menawarkan sensasi sementara, tetapi meninggalkan kehancuran jangka panjang—bagi individu, keluarga, hingga bangsa. Melalui kajian ini, kami ingin menyentuh kesadaran terdalam masyarakat agar berani berkata tidak pada narkoba,” tegasnya.
DPD GRaNAT Sulawesi Tengah menilai ruang-ruang diskusi publik yang dikemas secara inklusif dan religius menjadi sarana efektif untuk membangun benteng sosial terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika, terutama di wilayah perkotaan yang rentan terhadap infiltrasi jaringan narkoba.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya (gratis), dengan ketentuan wajib melakukan pemesanan tempat. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada peserta.
Melalui Kajian GRaNAT, organisasi ini berharap lahir kesadaran kolektif bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi menyelamatkan masa depan Indonesia.




