
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Suasana khidmat menyelimuti Aula Mappaoddang Mapolda Sulawesi Selatan pada Selasa (21/4/2026), saat digelarnya kegiatan manasik haji dan pelepasan jamaah calon haji dari jajaran Polda Sulsel beserta keluarga. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan para calon tamu Allah menuju Tanah Suci dengan bekal ilmu dan kesiapan yang matang.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., serta para Pejabat Utama Polda Sulsel. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap personel yang akan menunaikan ibadah haji.
Kegiatan manasik menghadirkan muballigh Ustadz Dr. H. Amri Amir, S.Sos., S.Ag., M.A., yang memberikan pembekalan rohani sekaligus pemahaman komprehensif mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan sebagai bekal penting sebelum keberangkatan.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang memiliki nilai spiritual tinggi dan menjadi impian setiap Muslim. Ia mengingatkan bahwa perjalanan haji bukanlah ibadah yang ringan, melainkan memerlukan kesiapan fisik, mental, serta kesabaran yang kuat, mengingat rangkaian ibadah yang panjang serta masa tunggu yang tidak singkat.
Kapolda juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam terkait tata cara ibadah haji. Ia mengimbau seluruh peserta agar mengikuti manasik dengan penuh kesungguhan sebagai bekal utama dalam meraih haji yang mabrur.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menjalani setiap tahapan manasik dengan serius dan penuh keikhlasan. Teruslah menuntut ilmu sebagai bekal utama dalam menyempurnakan ibadah,” pesannya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan antarjamaah serta menjalin koordinasi yang baik dengan petugas haji. Tak kalah penting, para jamaah diminta untuk menjaga nama baik institusi Polri dan bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci.
Menutup sambutannya, Kapolda Sulsel menitipkan harapan dan doa agar para jamaah turut mendoakan keamanan dan ketertiban wilayah Sulawesi Selatan, serta kesehatan seluruh personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga wujud pembinaan spiritual yang memperkuat kesiapan para calon jamaah dalam menunaikan ibadah haji dengan penuh keikhlasan dan kesempurnaan.






