
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Makassar – Upaya peningkatan kualitas pelayanan lalu lintas terus dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan dengan menghadirkan slogan baru bertajuk “Polantas Mappatabe, Presisi di Jalan Raya” yang rencananya akan segera dilaunching.
Slogan tersebut dirancang sebagai landasan nilai bagi seluruh personel Polantas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan menonjolkan sikap sopan, santun, saling menghargai, dan menghormati. Nilai-nilai tersebut berakar dari kearifan lokal budaya Bugis Makassar dan dipadukan dengan Program Presisi yang diusung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, KBP Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa konsep Mappatabe tidak sekadar menjadi slogan semata, melainkan sebuah filosofi budaya yang akan diinternalisasi sebagai pedoman sikap dan perilaku setiap anggota Polantas dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Mappatabe merupakan nilai luhur masyarakat Bugis Makassar yang mengandung makna sopan, santun, dan saling menghormati. Nilai ini kami padukan dengan semangat Presisi agar pelayanan lalu lintas semakin humanis dan profesional,” ungkap Pria Budi, Kamis (29/01/2026).
Ia menjelaskan, dalam budaya Bugis Makassar, Mappatabe juga sejalan dengan prinsip Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainga, yang mengajarkan nilai saling memanusiakan, saling menghargai, serta saling mengingatkan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Lebih lanjut, penerapan slogan Polantas Mappatabe akan dimulai dari internal jajaran Polantas Polda Sulsel, sebelum kemudian diharapkan mampu menjadi contoh dan budaya bersama bagi seluruh pengguna jalan.
“Perubahan harus dimulai dari petugas. Ketika Polantas hadir dengan sikap humanis dan santun, maka kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas akan tumbuh secara alami,” tegasnya.
KBP Pria Budi menambahkan, melalui konsep Polantas Mappatabe, Ditlantas Polda Sulsel berkomitmen mewujudkan pelayanan lalu lintas yang tidak hanya profesional, tetapi juga berkeadilan, aman, dan tertib.
Dengan mengedepankan pendekatan budaya yang selaras dengan Presisi, Ditlantas Polda Sulsel optimistis kepercayaan publik terhadap pelayanan lalu lintas akan semakin meningkat serta mampu menciptakan keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan.






