
PARIGI MOUTONG.Nycnews.id – Kebakaran melanda lahan perkebunan cengkeh dan cokelat di Dusun III, Desa Lembah Bomban, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Kobaran api sempat membakar area perkebunan milik Sanristo (66), warga setempat, dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 50 x 100 meter persegi. Sekitar 90 pohon cokelat dan dua pohon cengkeh dilaporkan terbakar.
Beruntung, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sebelum merambat ke area perkebunan lainnya. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek Bolano Lambunu IPTU Nyoman Jayus Mulyawan, SKM, mengatakan, penanganan kebakaran bermula setelah seorang warga, Kamaluddin (25), melihat kobaran api saat melintas di jalan sekitar lokasi.
Begitu melihat api mulai membesar dan berpotensi meluas, Kamaluddin segera menghubungi kepala desa dan pemilik kebun. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan warga dan aparat desa ke lokasi.
“Begitu melihat kobaran api yang semakin meluas, saksi segera menghubungi kepala desa dan pemilik kebun. Respons cepat warga bersama aparat desa sangat membantu mencegah api menjalar lebih luas,” ujar IPTU Nyoman Jayus Mulyawan.
Sekitar pukul 15.50 WITA, aparat desa bersama masyarakat tiba di lokasi dengan membawa peralatan pemadaman sederhana, termasuk alat semprot.
Warga juga melakukan pembersihan material yang mudah terbakar di sekitar titik api untuk membuat batas dan memperlambat perambatan kobaran api.
Upaya pemadaman dan penanganan bersama tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 16.45 WITA, api berhasil dipadamkan secara keseluruhan.
Personel Polsek Bolano Lambunu bersama Bhabinkamtibmas kemudian melakukan pengecekan dan monitoring di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.
Berdasarkan analisis awal, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang di sekitar pinggir jalan. Puntung tersebut diduga mengenai rumput kering hingga memicu api yang kemudian menjalar ke area perkebunan.
Meski demikian, sumber api masih dalam proses pendalaman dan kepolisian akan memastikan penyebab kebakaran berdasarkan hasil penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Bolano Lambunu mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi kondisi lahan yang kering dan hembusan angin yang cukup kencang karena dapat mempercepat penyebaran api.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara terbuka, terutama pada kondisi cuaca panas dan lahan yang kering. Kelalaian kecil dapat menimbulkan kebakaran yang berdampak luas,” tegasnya.
Polsek Bolano Lambunu juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Koordinasi antara masyarakat, pemerintah desa, pemadam kebakaran, Bhabinkamtibmas dan Babinsa dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Polisi memastikan monitoring di lokasi akan terus dilakukan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Apabila hasil penyelidikan nantinya menemukan adanya unsur kesengajaan atau pelanggaran hukum, kepolisian akan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Masyarakat juga diimbau bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran, sehingga keamanan lingkungan dan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Bolano tetap aman dan kondusif.



