
Palu .Nycnews.id— Sejarah baru tercipta di sektor kesehatan Sulawesi Tengah. Untuk pertama kalinya, operasi bedah jantung terbuka berhasil dilaksanakan di RSUD Undata Palu, menandai tonggak penting menuju layanan kesehatan mandiri tanpa rujukan ke luar daerah.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi terus mendorong program Berani Sehat guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal tanpa terkendala biaya maupun akses.
“Semua warga yang memiliki KTP Sulawesi Tengah akan dilayani. Jika ada yang tidak ditanggung BPJS, itu menjadi kewenangan provinsi. Tidak boleh ada lagi masyarakat kita yang sakit tetapi tidak bisa berobat karena alasan biaya,” tegasnya saat menghadiri Press Conference Operasi Jantung Terbuka Perdana di RSUD Undata Palu.
Pada pelaksanaan operasi perdana tersebut, dua pasien berhasil menjalani operasi bypass jantung terbuka tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Seluruh proses tindakan medis dilakukan langsung di RSUD Undata Palu dengan dukungan tenaga medis profesional serta peralatan canggih yang telah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi.
Wagub menegaskan, pemerintah tidak setengah-setengah dalam menghadirkan layanan ini. Seluruh kebutuhan alat kesehatan untuk menunjang operasi telah dipenuhi secara maksimal.
“Saya bersama Bapak Gubernur sangat konsen terhadap program Berani Sehat. Ke depan, seluruh tindakan medis untuk pasien Sulawesi Tengah harus bisa ditangani di rumah sakit daerah kita sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi juga berkomitmen memperkuat layanan spesialistik dengan mendukung pendidikan dokter spesialis dan subspesialis. Pembiayaan pendidikan akan ditanggung pemerintah dengan syarat tenaga medis tersebut wajib mengabdi di Sulawesi Tengah.
“Kalau kita sekolahkan, mereka tidak boleh pindah keluar. Jika pindah, maka Surat Izin Praktik tidak akan dikeluarkan,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan operasi jantung terbuka perdana di Sulawesi Tengah. Ia menyebut, Sulteng menjadi provinsi ke-27 di Indonesia yang mampu melaksanakan layanan tersebut.
“Minimal ke depan bisa melakukan tiga operasi bypass setiap bulan,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari penguatan layanan, turut dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama jejaring pengampuan layanan jantung dan pembuluh darah antara RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, dan RSUD Undata Palu, yang disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan.
Dengan capaian ini, Sulawesi Tengah resmi membuka babak baru dalam pelayanan kesehatan jantung yang mandiri, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan maksimal bagi seluruh masyarakat.
(Biro Administrasi Pimpinan)




