
PARIGI MOUTONG .Nycnews.id – Kapolsek Ampibabo, IPTU Ansaruddin, S.H., mengajak para pelajar membangun karakter disiplin, menjauhi narkoba, mencegah perundungan (bullying), serta meningkatkan kesadaran hukum sejak dini. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMP Negeri 2 Ampibabo, Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (12/10/2026), pukul 07.30 WITA.
Kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan pendidikan sekaligus mendorong para pelajar agar menjauhi perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.

Dalam amanatnya, IPTU Ansaruddin menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, perundungan, tindakan kekerasan, serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.
Ia juga mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga kedisiplinan, menaati tata tertib sekolah, serta menghormati guru dan orang tua sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam membangun kepribadian dan menentukan arah masa depan. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif, tidak mudah terpengaruh ajakan yang melanggar hukum, serta aktif mengikuti kegiatan yang mendukung prestasi dan pengembangan diri.
“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki masa depan panjang. Jauhi narkoba, hindari pergaulan negatif, jangan melakukan perundungan maupun tindakan kekerasan, dan biasakan diri untuk disiplin. Hormati guru dan orang tua serta manfaatkan waktu untuk belajar dan meraih prestasi,” pesan IPTU Ansaruddin.
Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas
Selain memberikan edukasi tentang kenakalan remaja dan bahaya narkoba, Kapolsek Ampibabo turut menekankan pentingnya kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar.
Ia mengimbau para siswa agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan mengabaikan aturan lalu lintas karena kelalaian dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Jadilah pelajar yang tertib, bertanggung jawab, dan mampu menjadi contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini agar para pelajar memiliki kesadaran untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Sosialisasikan Penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Dalam kesempatan yang sama, Polsek Ampibabo juga menyosialisasikan penerimaan siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Informasi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan para pelajar mengenai peluang melanjutkan pendidikan sekaligus memotivasi mereka untuk meningkatkan prestasi akademik, kedisiplinan, dan kualitas karakter.
Para pelajar diharapkan memperoleh informasi mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dan jadwal penerimaan melalui sumber resmi agar dapat mempersiapkan diri sesuai ketentuan yang berlaku.
Perkuat Sinergi Cegah Kenakalan Remaja
IPTU Ansaruddin menegaskan bahwa pembentukan generasi muda yang berkualitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta mendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam meningkatkan kesadaran hukum sejak dini, mencegah kenakalan remaja, serta menanamkan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.
Melalui kegiatan ini, Polsek Ampibabo berharap para siswa mampu menerapkan pesan-pesan kamtibmas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pelajar tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, serta kesadaran untuk menaati hukum.
Polsek Ampibabo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi, membimbing, dan melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, perundungan, kekerasan, serta berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
Kehadiran Polri di lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian imbauan, tetapi juga memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan pihak sekolah demi mewujudkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, sadar hukum, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa.



