
PALU.Nycnews.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, langsung bertolak dari Jakarta menuju Palu pada Rabu (17/6/2026) pagi untuk meninjau warga terdampak gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah sehari sebelumnya.
Setibanya di Palu sekitar pukul 06.00 WITA, Anwar Hafid langsung menuju Kabupaten Sigi yang menjadi wilayah dengan dampak kerusakan terparah akibat gempa. Keputusan tersebut diambil setelah ia membatalkan agenda nasional sebagai narasumber dalam Forum Group Discussion (FGD) DPD RI di Jakarta.
Sebelumnya, Anwar Hafid berada di Jakarta untuk melakukan koordinasi dengan puluhan perusahaan tambang terkait komitmen pendanaan CSR guna mendukung pembangunan dan perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi di Sulawesi Tengah.
Berdasarkan data sementara BPBD Sulawesi Tengah, gempa mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan, fasilitas umum terdampak, serta menimbulkan korban jiwa dan korban luka. Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak terbesar.
Sejak hari pertama bencana, Gubernur Anwar Hafid telah menginstruksikan BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Bina Marga, serta seluruh tim tanggap darurat untuk bergerak cepat melakukan evakuasi, pendataan, dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak di Sigi, Palu, Donggala, Parigi Moutong, dan Poso.
Hingga Rabu siang, Gubernur Anwar Hafid bersama Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae terus melakukan peninjauan lapangan guna memastikan penanganan darurat dan kebutuhan masyarakat korban gempa dapat segera terpenuhi. Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido melakukan kunjungan ke wilayah Danau Lindu yang juga terdampak gempa.




