
PARIGI MOUTONG Nycnews.id– Musibah kebakaran kembali melanda Kabupaten Parigi Moutong. Sebuah rumah milik Breki Tamrin (32), warga Dusun III, Desa Bilalea, Kecamatan Taopa, hangus terbakar pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Yana Hasin (27), istri korban. Saat kejadian, Yana tengah beristirahat di dalam kamar. Ia terbangun setelah mencium bau asap dan mendapati kepulan asap telah memenuhi ruangan.
Ketika keluar dari kamar, Yana melihat kobaran api telah membesar dan melalap bagian belakang rumah. Dalam kondisi panik, ia segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, masyarakat setempat berbondong-bondong datang membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WITA setelah petugas Pemadam Kebakaran bersama warga dan personel Polsek Moutong turun ke lokasi. Bhabinkamtibmas Desa Bilalea, Bripka Ibnu Rusydi, serta Brigpol I Putu Arta Danayasa turut membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan lokasi kejadian.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga milik korban tidak dapat diselamatkan, di antaranya enam karung pupuk, dua unit freezer, satu unit kulkas es batu, satu unit kompor, serta satu unit spring bed. Bagian belakang rumah yang sebagian besar berbahan papan kayu mengalami kerusakan parah akibat cepatnya kobaran api menjalar.
Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, SH, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik yang berasal dari bagian belakang rumah.
“Dari hasil pengecekan awal di lokasi kejadian, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. Posisi meteran listrik berada di bagian belakang rumah dan ditemukan dalam kondisi terbakar serta meleleh. Namun, penyebab pasti masih akan didalami melalui proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Felix Alfons Saudale.
Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi, mendokumentasikan lokasi kejadian, hingga menyusun laporan resmi untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan seluruh jaringan dalam kondisi aman. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” tambahnya.
Saat ini, Polsek Moutong masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sebagian rumah warga tersebut. Sementara itu, keluarga korban berharap dapat segera bangkit dan memperoleh dukungan untuk memulihkan kondisi pascakebakaran.



