
PARIGI MOUTONG – NYCnews.id
Pengabdian panjang dan konsistensi melayani masyarakat mengantarkan IPDA Erwin Laewang menapaki jenjang baru dalam karier kepolisian. Sosok Bhayangkara yang dikenal dekat dengan rakyat ini resmi menyandang pangkat perwira setelah menuntaskan Pendidikan Perwira Alih Golongan (PAG) Tahun Anggaran 2025.
IPDA Erwin Laewang merupakan pria berdarah Bugis yang lahir di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, pada 15 November 1978. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Sulawesi Selatan sebelum memilih jalur pengabdian melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Karier kepolisian dimulai saat ia mengikuti pendidikan Bintara Polri Tahun 1998/1999 di SPN Karombasan, Sulawesi Utara. Usai pendidikan, IPDA Erwin mengawali tugas di Polres Poso. Selama kurang lebih sepuluh tahun bertugas, ia ditempa oleh dinamika sosial dan keamanan wilayah, yang membentuk karakter pengabdiannya sebagai anggota Polri yang tangguh dan humanis.
Pada tahun 2008, IPDA Erwin dimutasi ke Polres Parigi Moutong. Sejak saat itu, namanya semakin dikenal luas oleh masyarakat, khususnya melalui penugasan di Satuan Binmas (Pembinaan Masyarakat). Sejak awal tahun 2000, ia konsisten hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi, pembinaan, dan kemitraan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.
Tidak hanya menjalankan tugas formal kepolisian, IPDA Erwin Laewang juga aktif di bidang keagamaan sebagai Da’i Polri. Ia kerap mengisi ceramah dan kegiatan dakwah di berbagai kesempatan. Pendekatan religius dan persuasif menjadi ciri khasnya dalam membangun kesadaran hukum dan keharmonisan sosial.
Kedekatan dengan masyarakat juga tercermin dari peran sosial yang dijalaninya. IPDA Erwin dikenal aktif menjadi MC kegiatan kemasyarakatan, reporter sepak bola lokal, serta figur yang mudah berbaur dengan berbagai lapisan masyarakat. Gaya komunikatif dan selera humornya menjadikannya sosok yang akrab dan diterima di tengah warga.
Di luar tugas kedinasan, IPDA Erwin Laewang memiliki sejumlah hobi yang semakin mempererat kedekatannya dengan masyarakat. Ia gemar berolahraga bulu tangkis dan sepak bola, yang kerap dimainkan bersama rekan kerja maupun warga setempat. Selain itu, ia juga hobi bermain domino atau gaple dalam suasana santai, yang menjadi sarana membangun kebersamaan, komunikasi, serta keakraban sosial dengan masyarakat.
Hal itu pula yang mengantarkannya meraih prestasi unik di luar tugas kedinasan. Pada tahun 2024, IPDA Erwin Laewang berhasil meraih Runner Up Lomba Stand Up Comedy dalam rangka Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tengah ke-61, melalui kegiatan Sulteng Nambaso. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan kreatif mampu memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat.
Di balik dedikasi dan pengabdian tersebut, IPDA Erwin Laewang juga dikenal sebagai sosok kepala keluarga yang sederhana dan bertanggung jawab. Ia beristri Sitti Aisyah Hamzah, dan dikaruniai seorang anak bernama Aswiani Desti Nuramaliah Puspa, yang menjadi sumber semangat dalam menjalankan tugas pengabdian.
Puncak perjalanan kariernya ditandai pada 11 Desember 2025, saat IPDA Erwin Laewang resmi menyelesaikan Pendidikan Perwira Alih Golongan (PAG) T.A. 2025 di Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat. Capaian ini menjadi tonggak penting setelah puluhan tahun mengabdi dari level bawah hingga perwira.
Kisah IPDA Erwin Laewang menjadi gambaran nyata bahwa pengabdian yang tulus, kedekatan dengan masyarakat, serta kemauan untuk terus belajar mampu mengantarkan seorang Bhayangkara menjadi sosok perwira yang berkarakter dan membumi.




