
Parigi Moutong.Nycnews.id – Pemandangan berbeda terlihat di lahan pertanian milik warga Desa Sausu Gandasay, Kecamatan Sausu, Senin (23/2/2026) pukul 10.00 Wita. Di tengah hamparan jagung yang menguning siap panen, seorang anggota polisi tampak berbaur bersama petani, memanggul hasil panen dan ikut merasakan denyut kerja keras masyarakat.
Ia adalah Bhabinkamtibmas Desa Sausu Gandasay, Aipda I Wayan Agus Santoso, personel Polsek Sausu yang turun langsung mendampingi panen jagung di lahan milik Bapak I Made Patruma.
Kehadiran polisi di tengah sawah bukan sekadar simbolis. Aipda Agus bersama warga memanen jagung secara gotong royong, memperlihatkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat binaannya.
“Polri bukan hanya hadir ketika ada masalah. Kami juga ingin hadir saat masyarakat merasakan hasil kerja kerasnya. Panen ini adalah kebahagiaan bersama,” ujar Aipda Agus di sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Sausu. Karena itu, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis dalam memberikan motivasi, pendampingan, serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif agar aktivitas pertanian berjalan lancar.
Kapolsek Polsek Sausu IPTU Yakobus Manghopo dalam keterangannya mengapresiasi inisiatif personelnya yang aktif mendukung kegiatan produktif masyarakat.
“Kami mendorong seluruh Bhabinkamtibmas untuk menjadi penggerak dan motivator di desa binaannya. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Jika desa kuat, maka negara juga kuat,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus memberi rasa aman sekaligus rasa memiliki. Polsek Sausu berkomitmen mendukung program-program pemberdayaan warga, termasuk di sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama.
Panen jagung ini menjadi gambaran nyata sinergi antara aparat dan masyarakat. Tidak ada sekat, tidak ada jarak. Yang ada hanyalah semangat gotong royong dan keyakinan bahwa kesejahteraan lahir dari kebersamaan.
Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika harga pangan, langkah kecil seperti ini menjadi inspirasi: polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat petani, penguat desa, dan pengawal harapan.




