
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Makassar — Yayasan Sosial Budi Luhur Kota Makassar resmi meresmikan area parkir baru Rumah Duka Budi Luhur yang berlokasi di Jalan Mappaoddang, Jumat (23/01/2026). Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan kemacetan dan parkir liar yang selama ini kerap dikeluhkan warga sekitar.
Ketua Yayasan Budi Luhur, Ong Robert Wongsari, mengatakan pembangunan area parkir tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab yayasan terhadap kenyamanan lingkungan sekitar. Lahan parkir yang disiapkan memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi dan mampu menampung hingga 150 unit kendaraan roda empat.
“Luasnya kurang lebih 2.000 meter persegi. Kami berupaya menyediakan area parkir khusus agar tidak terjadi lagi kemacetan. Tentu ini juga membutuhkan dukungan dari masyarakat supaya semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Ong Robert.
Ia menjelaskan, proses pengerjaan lahan parkir tersebut memakan waktu sekitar tiga bulan. Dengan beroperasinya fasilitas ini, yayasan berharap kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi, khususnya saat aktivitas rumah duka berlangsung, dapat terurai secara signifikan.
“Harapan kami sederhana, agar jalanan tidak macet dan aktivitas warga bisa berjalan lancar. Jangan sampai kejadian seperti sebelumnya kembali terulang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ong Robert juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada warga sekitar atas ketidaknyamanan yang selama ini dirasakan, terutama akibat kendaraan tamu rumah duka yang kerap parkir di badan jalan dan mengganggu akses warga.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa keberadaan rumah duka selama ini menimbulkan ketidaknyamanan, khususnya terkait parkir. Atas nama Yayasan dan pengelola, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pembangunan area parkir ini menjadi bukti komitmen Yayasan Budi Luhur untuk terus melakukan perbaikan, menciptakan ketertiban, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan terbuka terhadap saran maupun masukan dari warga. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami,” tegas Ong Robert.
Dengan diresmikannya area parkir tersebut, pihak yayasan berharap tidak lagi terjadi parkir liar di jalan lingkungan, akses warga menjadi lebih lancar, serta tercipta suasana yang aman, tertib, dan nyaman di sekitar Jalan Mappaoddang.
“Semoga fasilitas ini membawa manfaat bagi semua pihak dan menjadi langkah awal terwujudnya lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan harmonis,” tutupnya.




