
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
MAKASSAR, 12 September 2026 — Alhajj Fried Chicken resmi membuka outlet keduanya di Kota Makassar, Sabtu (12/9/2026). Outlet yang berlokasi di Jl. Perintis Kemerdekaan KM 9 No. 4 ini menjadi langkah baru bagi brand kuliner lokal tersebut untuk memperluas jangkauan dan mendekatkan diri kepada masyarakat.
Pembukaan outlet kedua ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh CEO Alhajj Fried Chicken Ilhamsyah Ekaputra, Head Chef Alhajj Iriyanto Soedrajat, dan Store Manager Alhajj Perintis Insar Annur. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya operasional outlet Alhajj di kawasan Perintis.
Mengusung semangat “We’re Growing”, Alhajj menghadirkan outlet Perintis untuk menjangkau lebih banyak konsumen, khususnya masyarakat di wilayah Makassar Timur. Kehadiran outlet baru ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memenuhi kebutuhan pelanggan.
CEO Alhajj Fried Chicken, Ilhamsyah Ekaputra, mengatakan pembukaan outlet kedua salah satunya didorong oleh masukan dari konsumen. Sejumlah pelanggan sebelumnya menyampaikan bahwa outlet pertama di kawasan Abdul Kadir cukup jauh bagi mereka.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Alhamdulillah, sekarang kami mendapatkan tempat di kawasan Perintis sehingga bisa lebih dekat dan memudahkan konsumen untuk menikmati produk Alhajj Fried Chicken,” ujar Ilhamsyah.
Dari sisi harga dan produk, Alhajj memastikan tidak ada perbedaan antara outlet Abdul Kadir dan Perintis. Konsumen tetap mendapatkan produk dengan kualitas dan harga yang sama, termasuk pelayanan yang diberikan.
Perbedaan kedua outlet hanya terletak pada bentuk bangunan. Outlet Abdul Kadir merupakan stand-alone, sedangkan outlet Perintis berada di bangunan ruko. Meski demikian, Alhajj tetap berupaya memberikan pengalaman yang sama kepada konsumen.
Untuk menunjang kenyamanan pelanggan, outlet Perintis menyediakan area parkir yang luas dan gratis, musholla, serta area bermain anak. Alhajj juga menerapkan prosedur pengelolaan kitchen dan limbah sebagai bagian dari perhatian terhadap kebersihan dan lingkungan.
Dari sisi menu, pelanggan dapat menikmati beragam pilihan makanan, mulai dari Original Chicken hingga Alhajj Signature Chicken dengan cita rasa khas Alhajj. Menu tersebut ditujukan untuk berbagai kalangan, termasuk keluarga, mahasiswa, dan pelajar.
Pembukaan outlet kedua juga turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Dalam proses rekrutmen, Alhajj menerima sekitar 1.345 pelamar dan merekrut belasan orang untuk bergabung dengan perusahaan.
Sejumlah karyawan lama juga ditempatkan di outlet Perintis. Langkah ini menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengembangkan kemampuan dan karier di dalam perusahaan.

Ilhamsyah mengatakan pertumbuhan Alhajj tidak hanya diukur dari bertambahnya outlet, tetapi juga dari perkembangan karyawan. Perusahaan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk naik jenjang, mulai dari staf menjadi supervisor hingga supervisor menjadi manajer.
“Pertumbuhan Alhajj bukan hanya dari sisi outlet dan bisnis, tetapi juga dari sisi pertumbuhan karyawan. Kami ingin memastikan yang berkembang bukan hanya produknya, tetapi juga orang-orang yang ada di dalamnya,” katanya.
Pengembangan tersebut sejalan dengan tagline Alhajj, “Lebih dari Baik”. Saat ini, Alhajj memiliki total sekitar 30 karyawan. Dengan kehadiran outlet Perintis turut membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
Setelah membuka outlet kedua, Alhajj menargetkan dapat terus melakukan ekspansi. Perusahaan berharap dapat kembali membuka satu cabang lainnya pada tahun ini sebagai bagian dari komitmen untuk terus bertumbuh.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, Alhajj menghadirkan promo Buy 2 Get 1 dalam rangka Grand Opening. Promo tersebut berlaku pada 12–18 September 2026 di outlet Alhajj Perintis.
Pembukaan outlet kedua ini menjadi bagian dari perjalanan Alhajj Fried Chicken untuk terus tumbuh bersama masyarakat Makassar. Melalui perluasan outlet, konsistensi produk dan pelayanan, serta pengembangan karyawan, Alhajj ingin memperkuat posisinya sebagai brand kuliner lokal yang terus berkembang
