
BANGGAI KEPULAUAN.Nycnews.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan dan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, melakukan kunjungan langsung ke Ujung Tanjung Bongganan, Desa Bongganan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (23/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang telah bermukim di kawasan itu selama puluhan tahun dan hingga kini masih menghadapi ketidakpastian terkait status lahan yang mereka tempati.
Diketahui, sebanyak 64 kepala keluarga (KK) telah menetap di kawasan Ujung Tanjung Bongganan selama kurang lebih 25 tahun. Namun, karena lahan tersebut berstatus milik perusahaan, warga masih dibayangi ketidakpastian mengenai keberlangsungan tempat tinggal mereka di masa mendatang.
Dalam dialog terbuka bersama masyarakat, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Ia memastikan pemerintah akan hadir dan berupaya mencari solusi terbaik yang mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Saya datang langsung bersama Pak Bupati untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. InsyaAllah, kami akan segera mengambil langkah-langkah dan mencarikan solusi terbaik bagi bapak dan ibu semua,” ujar Gubernur Anwar Hafid.
Menurutnya, pemerintah akan melakukan kajian secara menyeluruh terhadap berbagai alternatif penyelesaian, termasuk kemungkinan masyarakat tetap menetap di lokasi saat ini maupun opsi relokasi. Seluruh keputusan nantinya akan mempertimbangkan aspek hukum, sosial, kemanusiaan, serta kesejahteraan warga.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung keputusan yang nantinya diambil pemerintah. Apakah tetap tinggal di sini atau harus pindah, semuanya akan dipertimbangkan dengan melihat mana yang paling baik serta memberikan kepastian hukum dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat,” katanya.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa persoalan serupa bukan hal baru baginya. Pengalaman saat memimpin Kabupaten Morowali memberikan pemahaman mendalam mengenai kondisi masyarakat yang telah lama menetap dan membangun kehidupan bersama keluarga mereka di suatu wilayah.
Karena itu, ia meminta warga tetap tenang dan tidak terpengaruh berbagai informasi yang belum tentu benar, sembari menunggu proses kajian dan koordinasi yang sedang dilakukan pemerintah bersama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan pihak terkait.
“Saya akan membantu sepenuhnya Pak Bupati untuk menyelesaikan persoalan ini. Yang terpenting, masyarakat tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk mencari jalan keluar terbaik,” tegasnya.
Selain membahas persoalan status permukiman warga, Gubernur Anwar Hafid juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat, termasuk penyediaan sarana air bersih serta memastikan anak-anak di kawasan tersebut memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
Kehadiran Gubernur bersama jajaran pemerintah daerah mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga berharap kunjungan tersebut menjadi langkah awal percepatan penyelesaian persoalan yang telah mereka hadapi selama seperempat abad, sekaligus menghadirkan kepastian hukum dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.





