
Jurnal NYCNews | Renny Van Gobel
Makassar — Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PEPABRI (Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri) Sulawesi Selatan dan Barat periode 2026–2031 resmi dilantik di Four Points by Sheraton Makassar, pada Selasa (5/5/2026).
Pelantikan tersebut turut dihadiri perwakilan PEPABRI pusat, di antaranya Koordinator Staf Ahli serta Kepala Bidang Organisasi Mayjen TNI Bima Prakoso dan Mayjen TNI Sudibyo. Selain itu, unsur Forkopimda Sulawesi Selatan juga hadir, termasuk perwakilan Gubernur, Pangdam, Kapolda, Kajati, DPRD, hingga tokoh agama dan perwakilan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki kembali dipercaya memimpin PEPABRI Sulselbar untuk periode kedua.
Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara serta menegaskan komitmennya dalam menjalankan amanah organisasi ke depan.
“Alhamdulillah pelantikan hari ini berjalan lancar, kami siap melanjutkan amanah ini dengan memperkuat kebersamaan dan sinergi bersama seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Selatan dan Barat,” ujarnya.
Menurutnya, PEPABRI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah di berbagai sektor, baik sosial, ekonomi, politik maupun keamanan. Ia juga menilai kondisi saat ini menuntut semua pihak untuk tetap bersatu.
“Situasi saat ini menuntut kita semua untuk tetap solid dan tidak mudah terpecah oleh berbagai kepentingan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti maraknya penyebaran hoaks yang dinilai berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima informasi.
“Penyebaran hoaks menjadi ancaman serius. Masyarakat harus lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” katanya.
Dalam menjalankan program kerja, ia mengaku aktif turun langsung ke berbagai daerah, termasuk ke pelosok, untuk bertemu dengan tokoh masyarakat dan menyampaikan pesan persatuan.
“Kami akan terus turun langsung ke daerah-daerah untuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tambahnya.
Terkait penguatan organisasi, ia mengungkapkan bahwa dari 27 kabupaten/kota di wilayah Sulselbar, sebanyak 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah terbentuk, sementara sisanya akan segera diselesaikan.

Selain itu, ia juga mendorong seluruh jajaran PEPABRI untuk memperkuat komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Melalui komunikasi yang baik dengan Forkopimda, kami berharap setiap persoalan di masyarakat bisa diselesaikan secara bersama-sama,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, ia menegaskan bahwa semangat pengabdian seorang prajurit tidak akan pernah berhenti.
“Seorang prajurit tidak pernah berhenti mengabdi, hanya bentuk pengabdiannya yang berubah,” pungkasnya.




