
PARIGI MOUTONG – Nycnews.id. Fenomena luar biasa terjadi di Polres Parigi Moutong. Sejak beberapa hari terakhir, ruang pelayanan SKCK disesaki ratusan masyarakat yang berbondong-bondong mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Lonjakan ini dipicu persyaratan utama seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025.
Tercatat sejak Jumat lalu hingga hari ini, lebih dari 600 pemohon memadati loket pelayanan. Antusiasme masyarakat benar-benar membara. Meski harus menunggu lama, mereka tetap sabar antre demi mendapatkan dokumen penting sebagai syarat melangkah menuju kursi abdi negara.
Menjawab situasi ini, Polres Parigi Moutong bergerak cepat. Personel tambahan langsung dikerahkan di loket pelayanan agar proses penerbitan SKCK berjalan lancar, tertib, dan menghindari penumpukan antrean.
Kapolres Parigi Moutong melalui Kasat Intelkam IPTU Sumarji menegaskan komitmen pihaknya untuk menghadirkan pelayanan prima.
“Kami maksimalkan pelayanan SKCK, termasuk di hari Sabtu dan Minggu, khusus untuk peserta PPPK. Prinsip kami cepat, transparan, dan sesuai prosedur, agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama,” tegas IPTU Sumarji.
Petugas juga mengingatkan agar pemohon membawa kelengkapan dokumen, mulai dari fotokopi KTP, pas foto, hingga berkas pendukung lain. Kelengkapan ini menjadi kunci agar proses penerbitan SKCK bisa diproses dengan mudah dan cepat.
Fenomena membludaknya pemohon SKCK ini menjadi bukti betapa tingginya semangat masyarakat Parigi Moutong untuk ikut seleksi PPPK 2025. Kepolisian pun mengimbau masyarakat agar segera mengurus SKCK sejak awal guna menghindari antrean panjang di hari-hari tertentu.
Dengan kesiapan personel dan pelayanan ekstra yang diberikan Polres Parigi Moutong, diharapkan seluruh peserta PPPK bisa melewati tahapan administrasi dengan mulus. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan aparat kepolisian dalam mewujudkan aparatur pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi untuk negeri.





