
PARIGI MOUTONG.Nycnews.id — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dikeluhkan masyarakat menjadi perhatian serius di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Di tengah kondisi tersebut, SPBU Tolai bernomor registrasi 74.943.17, Kecamatan Torue, menegaskan bahwa penyaluran BBM dilaksanakan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Supervisor SPBU Tolai, Steven Afrianto Poro, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (17/10/2026), menekankan pentingnya kepatuhan seluruh pihak terhadap ketentuan penyaluran BBM. Ia mengingatkan agar situasi kelangkaan tidak dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi dengan mengorbankan kepentingan masyarakat luas.
Menurut Steven, penyaluran BBM yang tertib tidak hanya bergantung pada pengawasan pengelola dan kedisiplinan operator, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat dalam membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.
Pembelian secara berlebihan berpotensi mempercepat habisnya persediaan dan mempersempit kesempatan konsumen lain untuk memperoleh BBM. Karena itu, seluruh pihak diminta tidak memperburuk keadaan dengan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan.
Kelangkaan BBM sendiri dapat dipengaruhi berbagai faktor, antara lain keterbatasan pasokan, hambatan distribusi, peningkatan permintaan, serta gangguan operasional. Di wilayah dengan tantangan distribusi seperti Sulawesi Tengah, kondisi cuaca dan infrastruktur juga dapat memengaruhi kelancaran pengiriman bahan bakar.
Lonjakan kebutuhan pada periode tertentu, termasuk musim panen yang meningkatkan penggunaan mesin pertanian, turut berpotensi menambah tekanan terhadap ketersediaan stok.
Di sisi lain, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, pembelian tidak wajar, penimbunan, hingga penjualan kembali secara ilegal perlu menjadi perhatian bersama. Praktik semacam itu, apabila terbukti terjadi, dapat mengganggu distribusi dan merugikan masyarakat yang berhak memperoleh BBM sesuai ketentuan.
Steven mengimbau masyarakat membeli BBM secara bijak, tidak melakukan penimbunan, serta mengikuti informasi resmi terkait pasokan. Warga yang menemukan dugaan penyimpangan penyaluran BBM juga diharapkan menyampaikan laporan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai aturan.
SPBU Tolai berharap pengawasan berjalan konsisten dan seluruh pihak menaati ketentuan yang berlaku. Kepatuhan terhadap SOP, pengawasan yang efektif, serta perilaku konsumen yang bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban penyaluran BBM.
Di tengah keluhan masyarakat mengenai kelangkaan, transparansi informasi pasokan dan pengawasan distribusi tetap diperlukan agar penyaluran BBM berlangsung tertib, tepat sasaran, dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan secara tidak semestinya.



